≡ Menu

Kebakaran

Hari Jum’at itu, Nasrudin menjadi imam Shalat Jum’at. Namun belum lama ia berkhutbah, dilihatnya para jamaah terkantuk-kantuk, dan bahkan sebagian tertidur dengan lelap. Maka berteriaklah Sang Mullah, “Api! Api! Api!”

Segera saja, seisi masjid terbangun, membelalak dengan pandangan kaget, menoleh kiri-kanan. Sebagian ada yang langsung bertanya, “Dimana apinya, Mullah?”

Nasrudin meneruskan khutbahnya, seolah tak acuh pada yang bertanya, “Api yang dahsyat di neraka, bagi mereka yang lalai dalam beribadah.”

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment

Next post:

Previous post: