≡ Menu

Militer AS Dan CIA Dalam Daftar Teroris

Sabtu 29 September 2007, para wakil rakyat Iran di Majlis Shura Islami atau Parlemen merilis pernyataan bersama yang menyebut Angkatan Bersenjata Amerika Serikat dan Dinas Intelijen Amerika Serikat (CIA) sebagai teroris. Dalam statemen yang dibacakan di sidang terbuka parlemen Iran itu dinyatakan bahwa militer AS dan CIA terbukti melatih dan melindungi para teroris, bahkan kedua lembaga itu secara nyata terlibat dalam praktik terorisme.

Disebutkan dalam statemen tersebut bahwa CIA terbukti terlibat secara aktif dalam berbagai kudeta di sejumlah negara, melindungi aktivitas terorisme al-Qaeda, melakukan penyiksaan terhadap warga sipil di kamp Guantanamo dan Abu Ghraib, serta membangun penjara-penjara rahasia yang menyeramkan di Eropa. Semua tindakan itu dilakukan oleh CIA dan militer AS.

Aksi terorisme AS tak terbatas pada hal-hal yang disebutkan tadi. Tahun 1945, militer AS secara buas menjatuhkan bom atom di dua kota Jepang Hiroshima dan Nagasaki yang jumlah korban dan dampak buruknya sudah bukan rahasia lagi. Pada dekade 1990-an militer AS terlibat penggunaan bom-bom yang mengandung nuklir yang diperlemah di Balkan. Ketika Rezim Saddam Hussein memaksakan perang atas Iran pada dekade 1980-an, AS ikut menyuplai rezim Irak dengan senjata-senjata kimia. Masih di Timur tengah, AS tampil sebagai negara terdepan dalam membantu kejahatan Rezim Zionis Israel terhadap rakyat Palestina. Dan masih banyak aksi-aksi terorisme yang dilindungi, dibantu dan bahkan dilakukan oleh militer AS dan CIA.

Selama lebih dari setengah abad, AS terlibat dalam banyak kejahatan. Semua kejahatan dan penistaan berbagai konvensi internasional semisal traktat larangan pengembangan dan penggunaan senjata pemusnah massal yang dilakukan AS adalah contoh nyata dari aksi terorisme dan pelanggaran HAM. Dosa AS dalam kurun sepuluh tahun terakhir ini nampak semakin menggunung, khususnya setelah negara adidaya itu menginvasi dan menduduki Afghanistan dan Irak.

Apa yang dinyatakan oleh para wakil rakyat Iran di Parlemen itu adalah pengungkapan fakta yang sebenarnya terjadi. Yaitu, bahwa pangkal dari ketidakamanan, meluasnya terorisme dan berbagai krisis yang melanda dunia ada pada kebijakan imperialisme yang dijalankan para penguasa Gedung Putih melalui tangan militer negara itu dan CIA. Melalui statemen tersebut, para anggota parlemen Iran mengimbau Perserikatan Bangsa-bangsa untuk mencegah berlanjutnya sepak terjang militer dan dinas intelijen AS.

Poin lain yang tersirat dari pernyataan parlemen Iran itu adalah penafian klaim AS tentang adanya friksi di Iran. Statemen ini membuktikan bahwa parlemen yang terbentuk dengan suara rakyat, mendukung sikap pemerintahan Ahmadinejad yang menentang arogansi dan kejahatan AS di dunia.

Sumber: IRIB bahasa Indonesia.

Incoming search terms:

  • CIA SEBENARNYA ADALAH TERORIS AS
  • daftar cia
  • daftar kriminalitas CIA
  • teroris al qaeda
{ 0 comments… add one }

Leave a Comment