≡ Menu

Amerika Bangkitkan Kembali Partai Baath di Irak

Sejak lama, pejabat-pejabat Amerika merencanakan berbagai cara untuk mengembalikan anggota-anggota Partai Baath ke kancah politik Irak. Terakhir, media-media massa merilis laporan soal manuver sebagian komandan Partai Baath dengan tujuan merapatkan kembali barisan anggota-anggota Partai Baath yang telah kocar-kacir. Di sini, tokoh nomor dua Rezim Baath Izzat Ibrahim Al-Douri patut diperhitungkan. Saat ini, ia tengah berusaha mendirikan sebuah koalisi yang terdiri dari kelompok-kelompok teroris dan pengacau.

Di Irak, ada sekitar 22 kelompok teroris yang aktif melakukan keonaran. Kelompok-kelompok ini termasuk anggota-anggota Baath, kelompok takfiri, Wahhabi, dan Ahli Sunnah ekstrim. Anehnya, di awal bulan ini, mereka melakukan pertemuan rahasia dan berhasil membentuk koalisi bernama Koalisi Komando Jihad dan Pembebasan. Izzat Ibrahim diangkat sebagai panglima tertinggi di Irak. Menarik dikaji, sikap Washington selama ini terhadap anasir-anasir Partai Baath begitu longgar. Bahkan dalam berbagai kesempatan memberikan kesempatan kepada mereka melakukan aktivitasnya. Namun pada saat yang sama, Amerika menentukan hadiah 10 juta dolar bagi yang memberikan informasi keberadaan Izzat Ibrahim.

Sejak tahun lalu, para pejabat Amerika menyesalkan keputusan membubarkan militer Irak. Sebuah keputusan yang salah. Karena militer Irak di masa Saddam Hussein seluruhnya berasal dari anggota Partai Baath. Bahkan berkali-kali perwira-perwira tingginya membuktikan loyalitas mereka kepada pemimpin Saddam. Menyadari kesalahan yang mereka lakukan, Amerika serius menjalan dua program terkait partai terlarang ini; Mengembalikan anasir-anasir Partai Baath ke panggung politik Irak dan pembubaran komite anti Baats. Gedung Putih menilai, dengan cara ini mereka dapat menekan pemerintahan Nouri Al-Maliki. Saat ini, rencana Amerika dan manuver Izzat Ibrahim untuk menggulingkan Maliki merupakan ancaman terbesar pemerintah Baghdad.

Perlu diketahui, sekalipun Washington mengesankan dirinya sebagai pemburu para teroris dan pentolan Partai Baats, namun dalam kenyataannya Gedung Putih membiarkan mereka melakukan aksi-aksi terornya. Bahkan Amerika bertanggungjawab penuh dalam proses pembentukan kelompok-kelompok oposisi yang menekan pemerintahan Maliki. Terakhir, Washington Post membocorkan rencana Amerika menjadikan milisi bersenjata Syiah sebagai target mereka. Sekaitan dengan masalah ini, para politikus Amerika memang jagoan dalam menyebar isu konflik Sunni-Syiah. Tujuan penyebaran isu seperti ini dilakukan agar kedua mazhab ini saling menyerang. Harapan mereka, konflik sektarian antara Sunni dan Syiah dapat memudahkan penetrasi mereka atas negara Irak.

Kini, Amerika mengkonsentrasikan upayanya mengembalikan elemen-elemen Partai Baats ke kancah politik Irak. Untuk itu, Amerika mendukung penuh manuver-manuver yang dilakukan sebagian pemimpin partai ini. Amerika memberikan bantuan agar partai ini dapat kembali mengukuhkan dirinya di Irak. Namun Amerika lupa, partai ini sudah tidak punya tempat lagi di hati rakyat dan pemerintah Irak. Dan pada saat yang sama, Pemerintah Persatuan Nasional membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi mereka yang tidak pernah terlibat pembantaian rakyat Irak untuk ikut berpartisipasi politik.

Sumber: IRIB bahasa Indonesia.

Incoming search terms:

  • partai baath
  • sejarah partai baath
  • partai baath irak
  • partai ba\ath
  • sejarah partai baath dan tujuannya
  • kisah izzat ibrahim al-douri
  • kelompok Izzat Ibrahim al-Douri
  • kelompok baath
  • tujuan partai baath
  • foto keberadaan izzat ibrahim pada saat ini
{ 0 comments… add one }

Leave a Comment