≡ Menu

Dunia Internasional Protes Aksi Rezim Zionis Israel

Masyarakat internasional mereaksi keras bencana kemanusiaan yang bakal terjadi di Palestina pendudukan. Protes itu dilakukan setelah Rezim zionis Israel meningkatkan upayanya menghentikan pemasokan bahan bakar ke Jalur Gaza. Juru Bicara Sekjen PBB, Michele Montas, meyakini aksi Rezim Zionis Israel di Jalur Gaza akan memperbesar bencana kemanusiaan bagi 1.400.000 warga Gaza. Warga yang kesehariannya hidup dalam kondisi sulit di bawah tekanan Rezim Zionis Israel.

Tak urung, Uni Eropa mengkritik aksi tak manusiawi Rezim Zionis Israel ini. Sekaitan dengan masalah ini, Komisaris Hubungan Luar Negeri Uni Eropa, Benita Ferrero Waldner, menemui Presiden Rezim Zionis Israel, Shimon Peres. Dalam pertemuan itu ia menghujat eskalasi aksi embargo di Jalur Gaza yang dilakukan oleh Rezim Zionis Israel. Sementara itu, mayoritas pejabat-pejabat tinggi Negara-negara di dunia mengeluarkan pernyataan terpisah memprotes aksi tak manusiawi Rezim Zionis Israel di Jalur Gaza.

Reaksi yang ditunjukkan oleh dunia internasional dapat ditebak. Karena aksi Rezim Zionis Israel menghentikan pasokan bahan bakar ke Jalur Gaza berdampak luar biasa bagi keberlangsungan hidup di sana. Berlanjutnya aksi kejahatan kemanusiaan ini akan mengakibatkan bencana kemanusiaan di Palestina pendudukan. Ironisnya, PBB dan Uni Eropa yang tidak setuju aksi kejahatan kemanusiaan Rezim Zionis Israel tidak berbuat banyak. Kritikan mereka hanya sekadar ucapan, tidak lebih. PBB dan UE bahkan tidak berusaha secara serius melakukan kerja sama untuk menghentikan kejahatan Rezim Zionis Israel. Lebih parah lagi, mencermati sikap yang ditunjukkan Uni Eropa. Benar, Komisaris Hubungan uar Negeri UE, Waldner, menyatakan tidak setuju dengan aksi kejahatan Rezim Zionis Israel. Tapi, bukannya memberikan sanksi atau menekan rezim rasialis ini, ia malah sibuk melakukan penjajakan kerja sama yang lebih luas.

Sikap Komisaris Hubungan Luar Negeri Uni Eropa di satu sisi dan dukungan mutlak negara-negara Eropa terhadap Rezim Zionis Israel di sisi lain, membuat aksi kejahatan Rezim Zionis Israel tak kunjung berhenti. Hal ini diperburuk dengan sikap lamban lembaga-lembaga internasional menyikapi rezim rasialis ini. Dampaknya, lembaga-lembaga internasional seperti mengejek dirinya sendiri. Karena pembangkangan yang dilakukan selama ini oleh Rezim Zionis Israel berarti tidak menganggap PBB sebagai institusi internasional yang harus dihormati.

Sumber: IRIB bahasa Indonesia.

Incoming search terms:

  • rezim di dunia internasional
  • Reaksi Dunia Internasional menyikapi israel
{ 0 comments… add one }

Leave a Comment