≡ Menu

Pertemuan Annapolis Gagal

Di Iran, pada pagi hari Senin, tanggal 26 November 2007 bersamaan dengan Hari Pasukan Relawan (Basij) diadakan di 400 kota dan 30 ribu titik di seluruh Iran. Dalam memperingati Hari Pasukan Relawan itu, lebih dari 8 juta pasukan relawan Republik Islam Iran mendemonstrasikan kesiapan mereka membela bangsanya. Pusat perayaan nasional ini dilakukan dalam upacara khusus di Teheran yang dihadiri oleh Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei. Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, Rahbar Iran, dalam pidato sambutannya membeberkan urgensi posisi Basij dalam sejarah Revolusi Islam Iran dan perannya dalam membela prinsip dan idealisme revolusi juga memajukan sains Iran. Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran dalam pidatonya mencermati masalah pertemuan Amerika-Israel Annapolis dan menyatakan kegagalan konferensi ini sudah diambang mata dan pasti.

Pasukan Relawan Iran punya pengaruh besar dalam melawan Rezim Saddam Hussein yang menyerang tanah air Iran. Rahbar juga mengatakan perang Iran-Irak merupakan kesempatan bagi Basij mendemostrasikan kekuatannya membela ide-ide revolusi dan mempertahankan kedaulatan Iran. Pasukan Relawan Iran berhasil memukul mundur pasukan rezim Saddam yang didukung secara luas negara adidaya dalam bidang politik, militer dan ekonomi. Basij Iran sebagai faktor penentu kemenangan Iran dalam perang itu. Pasukan Relawan Iran pada waktu itu terdiri dari para pemuda mukmin yang gigih berjuang sekalipun dalam kondisi fasilitas dan persenjataan yang serba terbatas. Namun, dalam kondisi yang demikian, mereka mampu mengaplikasikan paling kompleksnya strategi perang. Akhirnya, mereka berhasil memenangkan operasi-operasi militer sulit seperti Fathul Mubin dan Baitul Maqdis. Operasi militer sulit itu hanya dapat dilakukan oleh para pemuda Basij Iran.

Kini, anggota Pasukan Relawan (Basij) telah kembali dari medan pertempuran dan memulai peran aktifnya di bidang pembangunan. Mereka berhasil menunjukkan kemajuan dan keberhasilan di bidang sains dan teknik. Pada hakikatnya, Basij adalah model tekad bangsa Iran dan saat ini bangsa muslim Iran setelah kemenangan revolusi telah menjadi model kebangkitan Islam bagi bangsa-bangsa muslim di dunia. Ayatollah Sayyid Ali Khamenei dalam pidatonya merasa yakin akan kesadaran umat Islam. Oleh karenanya beliau menyatakan, konspirasi gabungan Amerika-Israel dalam pertemuan Annapolis bakal gagal. Bangsa Palestina dan umat Islam, khususnya bangsa besar Iran, tidak akan membiarkan Amerika dan Rezim Zionis Israel berhasil menyebarkan politik adu dombanya dengan mengadakan konferensi ini.

Pertemuan musim gugur di Annapolis tidak akan memberikan keuntungan sedikitpun kepada bangsa Palestina. Gedung Putih berusaha menjadi penggagas pertemuan ini dengan tujuan menjamin keamanan Rezim Zionis Israel dari posisinya yang telah terisolasi di kawasan. Perlu diingat, kesadaran dan kebangkitan bangsa Palestina dan dukungan penuh umat Islam seluruh dunia atas Palestina bakal menjadi penghalang terbesar Amerika dari tujuan busuknya.

Sumber: IRIB bahasa Indonesia.

Incoming search terms:

  • kegagalan annapolis
  • Crita peperangan annapolis
  • pertemuan anapolis adalah
  • pertemuan Annapolis
  • tanggal islam 28 november 2007
{ 0 comments… add one }

Leave a Comment