≡ Menu

Tujuh Tahun Peristiwa 11 September

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah kota New York, Amerika pada tanggal 11 September (9/11) waktu setempat mengadakan peringatan Serangan 11 September 2001 di tempat reruntuhan menara kembar World Trade Center. Bersamaan dengan peringatan di New York, Gedung Pentagon di Washington dan tempat jatuhnya pesawat penumpang di negara Bagian Pennsylvania juga melakukan hal yang sama. Senator Barack Obama dan John McCain dijadualkan hadir di reruntuhan menara kembar di New York.

Menariknya, peringatan tahun ini sekaligus menandai tahun terakhir masa jabatan George W. Bush. Dan yang lebih menarik lagi adalah setelah tujuh tahun berlalu, keraguan soal perencanaan dan pelaksanaan aksi teror terbesar dalam sejarah Amerika masih menghinggapi benak setiap orang di seluruh dunia. Benar, Amerika menuduh kelompok Al-Qaedah berada di balik serangan itu, namun kebanyakan orang menganggap aksi itu tidak mungkin dilakukan sendiri oleh Al-Qaedah. Mereka menilai pasti ada tangan-tangan tersembunyi di dalam struktur politik dan intelijen Amerika yang memuluskan aksi tersebut.

Terlepas dari dua kemungkinan penyebab di balik terjadinya serangan 11 September, dampak dari peristiwa itu lebih penting untuk dicermati. Karena setelah terjadinya peristiwa 11 September sistem politik dan keamanan Amerika dan dunia mengalami pergeseran yang luar biasa. Di Amerika sendiri, kelompok Neo-Konservatif mengambil langkah-langkah yang melanggar hak-hak sipil hanya dengan alasan melawan terorisme. Mereka meratifikasi undang-undang ultranasionalis, penyadapan telepon dan penyiksaan para tersangka aksi teroris. Semua ini membuat Amerika menjadi lebih tidak aman.

Sementara di tingkat internasional, serangan 11 September dijadikan alasan oleh kelompok yang sama guna memaksakan politik unilaterisme, doktrin serangan preventif dan perang tanpa henti melawan terorisme. Dampak dari kebijakan ini adalah serangan militer Amerika ke Irak dan Afghanistan yang mengakibatkan hampir 1 juta orang tewas. Langkah Amerika tidak hanya merugikan negara yang diduduki, tapi juga merugikan penduduk Amerika. Karena lebih dari seribu miliar dolar dana yang dipakai oleh militer Amerika dikuras dari hasil pajak warga Amerika sendiri.

Berdasarkan laporan dari sumber-sumber Amerika sendiri seperti laporan Deplu Amerika, dunia menjadi lebih tidak aman setelah peristiwa 11 September. Hal ini dapat dilihat dari jumlah korban dan luasnya aksi teror. Padahal selama tujuh tahun lalu partai-partai politik di Amerika selalu memanfaatkan isu serangan 11 September dalam persaingan politik mereka. Kenyataannya fenomena itu kini masih berlanjut hingga Pemilu Amerika bulan November tahun ini. Obama dari kubu Demokrat dan McCain dari Republik bakal bersaing keras menunjukkan pribadi mereka yang paling getol melawan terorisme.

Sumber: IRIB bahasa Indonesia.

Incoming search terms:

  • kesan peristiwa 11 september
  • Peristiwa 11 september 2001
  • kesan tragedi 11 september
  • tragedi 11 september 2001
  • kesan 11 september
  • kesan peristiwa 11 september 2001
  • dampak peristiwa 11 september
  • dampak peristiwa 11 September 2001
  • kesan serangan 11 september
  • peristiwa 11 september
{ 0 comments… add one }

Leave a Comment