≡ Menu

Pandangan Akademis Tentang Syiah

Dalam kenyataan, antara ahlu Syiah dengan ahlu Sunnah, lebih banyak persamaannya ketimbang perbedaannya. Sedikit perbedaan hanya menyangkut hal yang tidak prinsipil. Misalnya, mengenai imamah (kepemimpinan) mau pun dalam hal fiqhiyah, perbedaan dalam hal furu’iyah (ranting), bukan pokok. Karena itu, Syiah tidak bisa disebut sekte (diluar Islam, menjadi agama tersendiri).

Untuk memahami Syiah, harus mengetahui akar sejarahnya. Secara sederhana, dalam bahasa Arab, syiah berarti golongan, kelompok, atau partai. Dalam pengertian istilahi, mengacu kepada kelompok atau golongan yang mendukung Ali bin Abi Thalib dan keturunannya. Terutama setelah terjadinya peristiwa politik pada masa sahabat. Mungkin ironis, kelahiran Syiah terkait kepada persoalan politik ketimbang persoalan keagamaan. Jadi umat Islam sejak awalnya bertikai karena persoalan politik bukan persoalan yang murni bersifat keagamaan. Banyak orang berpendapat bahwa ini sifat dari politik atau kekuasaan yang memang panas. Membuat orang cenderung tidak terkendali dan terpecah.

Ditulis oleh Prof. Dr. H. Azyumardi Azra, M.A, Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, dan Mubaligh.
Naskah ini berasal dari Majelis Pengajian Ahad Pagi, pada tanggal 3 Juni 2001 di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta.

Pandangan Akademis Tentang Syiah Downloads: 1877 times

Incoming search terms:

  • memahami syiah
  • pandangan politik syiah
  • PANDANGAN ISLAM TENTANG SYIAH
  • islam syiah
  • pendapat syiah
  • politik syiah
  • pendapat tentang syiah
  • pandangan tentang syiah
  • islam akademis
  • pandangan akademis tentang syiah
{ 3 comments… add one }
  • kamal Monday, 27 April 2009, 11:05:26

    Tapi ada juga sebagian kalangan syi’ah yang bahkan menafikan kenabian Muhammad SAW

    untuk urusan yang satu ini kan bukan termasuk masalah furu melainkan termasuk maslaah pokok

  • Adrian Thursday, 30 April 2009, 22:45:34

    sebagian itu tidak sama dengan semua kan?
    kalo ada blogger yang suka ngegosip, apakah semua blogger tukang gosip?

Leave a Comment