<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Syiah Dan Sunni, Konflik Yang Direkayasa Bagian I</title>
	<atom:link href="http://abatasya.net/2009/02/16/syiah-dan-sunni-konflik-yang-direkayasa-bagian-i/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abatasya.net/2009/02/16/syiah-dan-sunni-konflik-yang-direkayasa-bagian-i/</link>
	<description>dedicated to the Most Noble Messenger Muhammad and to the people of his household, the Ahlul Bayt, salutations and peace be upon them all</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Jun 2011 15:09:31 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Syiah dan Sunni, Konflik yang Direkayasa</title>
		<link>http://abatasya.net/2009/02/16/syiah-dan-sunni-konflik-yang-direkayasa-bagian-i/comment-page-1/#comment-37</link>
		<dc:creator>Syiah dan Sunni, Konflik yang Direkayasa</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Dec 2010 16:03:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abatasya.net/?p=275#comment-37</guid>
		<description>[...] Tapi kita tahu bahwa Khatib adalah salah satu orang yang memerangi pemerintahan Khilafah Islami dan bergabung dengan salah satu gerakan kesukuan -para tokoh pemuda Arab- dan setelah rahasianya terbongkar ketika dia sedang belajar di Bab ‘Aali, pada tahun 1905 Masehi dia melarikan diri ke Yaman. Ketika Syarif Husein mengumumkan Revolusi Arab, Khatib pun bergabung dengannya. Kemudian Khilafah menjatuhi hukuman mati terhadapnya. Khatib tidak kembali ke Damaskus kecuali setelah kekalahan tentara Turki Usmani dan masuknya tentara Arab ke Damaskus! Dan setelah itu, dia menjadi pimpinan surat kabar pertama Arab bernama al-’Ashimah[1]. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Tapi kita tahu bahwa Khatib adalah salah satu orang yang memerangi pemerintahan Khilafah Islami dan bergabung dengan salah satu gerakan kesukuan -para tokoh pemuda Arab- dan setelah rahasianya terbongkar ketika dia sedang belajar di Bab ‘Aali, pada tahun 1905 Masehi dia melarikan diri ke Yaman. Ketika Syarif Husein mengumumkan Revolusi Arab, Khatib pun bergabung dengannya. Kemudian Khilafah menjatuhi hukuman mati terhadapnya. Khatib tidak kembali ke Damaskus kecuali setelah kekalahan tentara Turki Usmani dan masuknya tentara Arab ke Damaskus! Dan setelah itu, dia menjadi pimpinan surat kabar pertama Arab bernama al-’Ashimah[1]. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

