Buku ini sederhana. Mudah dicerna. Suatu kisah perjalanan dan kisah penemuan. Tetapi bukan penemuan teknologi atau biologi. Penemuan dalam bidang agama dan mazhab falsafah kehidupan.
Karena penemuan ini berdasarkan pada pikiran yang sehat dan penelitian yang akurat, dimana dengannya kodrat manusia berbeda dengan makhluk-makhluk yang lain, maka kupersembahkan buku ini kepada setiap orang yang berpikiran rasional dan berakal sehat. Yakni mereka yang ingin mencari suatu kebenaran sehingga dapat membedakannya dengan yang batil; yang menimbang segala sesuatu yang sampai padanya dengan neraca keadilan; yang hanya akan menerima kebenaran semata-mata karena dalil dan landasannya yang
sepenuhnya bisa dipertanggungjawabkan; yang mampu membedakan antara jalan pikiran yang logis dan tidak logis; antara pendapat yang kuat dan pendapat yang lemah.
[click to continue…]
Sekarang, apakah kita telah memahami bahwa siapa yang menciptakan fitnah ini? Siapa yang mengambil manfaat darinya? Apakah kita mengerti bahwa setan inilah yang mengajak kaum muslimin pada perpecahan dan pengkafiran satu sama lain, padahal perbedaan yang ada lebih sedikit dari apa yang dibayangkan oleh orang-orang yang tertipu oleh setan ini. Ustad Anwar Jundi kemudian berkata:
“Kenyataannya adalah bahwa perbedaan antara Sunni dan Syiah tidak lebih dari perbedaan antara mazhab Sunni yang empat.”[36]
[click to continue…]
Sekarang, mari kita kembali menganalisa sikap dan pendapat para pemimpin berbagai gerakan Islami dan pemikir Islam berkaitan dengan fitnah yang haram ini dan hiruk pikuk buatan yang sangat disesalkan ini.
Imam Syahid Hasan al-Banna, adalah pembawa panji gerakan Islam terbesar era modern dan salah satu tokoh ide kedekatan antara Syiah dan Sunni. Beliau juga merupakan salah satu pendiri dan tokoh berpengaruh dalam aktivitas “Jamaah Taqrib Baina Al-Mazhahib Al-Islamiyah” di Kairo, padahal sebagian kalangan menyebut pendekatan mazhab mustahil tercapai. Tetapi al-Banna dan sekelompok pembesar dan ulama Islam menganggapnya mungkin dan bisa terjadi. Mereka sepakat agar semua muslimin (Sunni dan Syiah) berkumpul bersama dalam keyakinan-keyakinan dan prinsip yang disepakati dan dalam hal-hal yang bukan merupakan syarat iman dan bukan bagian dari tiang-tiang agama dan secara lazim tidak mengingkari pembahasan agama yang jelas, kaum muslimin harus menghargai keyakinan masing-masing.
[click to continue…]
Derita Muslim Syiah maupun Sunni di dunia tak pernah berujung. Setiap ada aksi teror, media masa melukiskannya sebagai aksi pembantaian kaum Muslim Syiah atas Sunni, ataupun sebaliknya. Sepertinya aksi-aksi seperti ini akan terus bergulir mengingat isu ini adalah isu yang paling baik untuk pecah belah persatuan Islam.
Tulisan dibawah ini adalah buku yang ditulis oleh tokoh Ikhwanul Muslimin DR. Izzuddin Ibrahim yang membawakan fakta dan data bahwa konflik Sunni dan Syiah adalah konflik rekayasa dari musuh-musuh Islam.
[click to continue…]
Soros Foundations adalah sebuah yayasan yang mengklaim diri bertujuan untuk mendukung aktivitas-aktivitas sosial di berbagai penjuru dunia. Soros Foundation banyak mendapat perhatian dunia setelah terjadinya krisis moneter tahun 1997 di Asia Tenggara dan setelah transformasi politik di Georgia pada tahun 2003.
Organisasi ini memiliki cabang di 32 negara, ditambah dengan dua anak organisasi di Afrika Selatan dan Afrika Barat yang kegiatannya meliputi 27 negara Afrika. Prioritas dan kegiatan masing-masing cabang Soros Foundation ditentukan oleh badan pemimpin lokal di masing-masing negara, dengan dikonsultasikan kepada George Soros, pemilik yayasan ini.
[click to continue…]